ANTARA TV | TWITTER | Facebook | SIGN IN
Kamis, 27 April 2017

Pembangunan Tol Batang-Pemalang Capai 65 Persen

| 611 Views
id pembangunan tol batang pemalang
Pembangunan Tol Batang-Pemalang Capai 65 Persen
Operator mengoperasikan alat berat pada proyek pembangunan jalan tol Batang-Semarang, di Kandeman, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Rabu (22/3). (ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra/tom/ama/17)
Pekalongan, ANTARA JATENG - Progres proyek pembangunan jalan Tol Batang-Pemalang, Jawa Tengah, kini sudah mencapai lebih 65 persen sehingga diharapkan dalam dua bulan ke depan sudah dapat dilalui oleh kendaraan arus mudik Lebaran 2017.

Petugas Teknik Pemalang-Batang Tol Road (PBTR), Zakaria di Pekalongan, Jumat, mengatakan bahwa saat ini pengerjaan pembangunan jalan tol Pemalang-Batang terus dikebut agar menjelang Lebaran 2017 sudah dapat dilalui oleh arus mudik Lebaran 2017.

"Kami optimistis proyek pembangunan jalan tol Batang-Pemalang secara fungsional sudah dapat dilalui oleh kendaraan pribadi saat arus mudik Lebaran mendatang," katanya.

Ia mengatakan rencananya jalan Tol Batang-Pemalang, sementara hanya dapat dilalui oleh kendaraan pribadi atau golongan 1 sedang bus tetap melintasi jalur utama pantai utara (pantura).

PBTR, kata dia, akan melakukan koordinasi dengan petugas tol Brebes Exit (Brexit) agar kendaraan besar, yaitu bus dikeluarkan sampai Brexit dan hanya kendaraan kecil saja yang bisa melanjutkan perjalanan melalui tol Pemalang-Batang hingga sampai Semarang.

Menurut dia, pengelola tol juga telah menyediakan penerangan jalan, rambu-rambu, dan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kelang Depok Pemalang serta Candiareng Kabupaten Batang.

"Setelah arus mudik dan balik Lebaran selesai maka kita akan membongkar kembali jalan beton setebal 10 sentimeter itu untuk dilanjutkan pembangunannya secara permanen," katanya.

Kepala Kepolisian Resor Pekalongan, AKBP Wawan Kurniawan mengatakan kendati secara fungsional jalan Tol Batang-Pemalang dapat dilintasi oleh kendaraan kecil, polres tetap akan tetap siaga mengantisipasi kemungkinan terjadinya kepadatan arus mudik Lebaran mendatang.

"Untuk rekayasa, kita akan melihat situasional saja. Misal ada kepadatan di jalur pantura tentunya alternatif pertama, akan dilewatkan melalui jalur alternatif dan apabila jalan tol sudah dapat difungsikan maka kendaraan kecil dapat melintas di jalur tol," katanya.

Editor: Antarajateng

COPYRIGHT © ANTARA 2017


Komentar Pembaca