ANTARA TV | TWITTER | Facebook | SIGN IN
Sabtu, 27 Mei 2017

Pemprov: UMKM Segera Daftar IUMK

| 359 Views
id pemprov umkm segera daftar iumk
Pemprov: UMKM Segera Daftar IUMK
ilustrasi
Semarang, Antara Jateng - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berharap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah segera mendaftar izin usaha mikro dan kecil (IUMK).

"Dengan sudah terdaftar di IUMK maka UMKM yang bersangkutan sudah memiliki legalitas dari pemerintah," kata Kepala Bidang Pemberdayaan Koperasi Simpan Pinjam Dinas Koperasi dan UMKM Jateng Sondhy Purwoko di Semarang, Rabu.

Berdasarkan data Dinas Koperasi dan UMKM Jawa Tengah, hingga saat ini jumlah UMKM yang sudah terdaftar di IUMK mencapai 39.278 usaha.

Setiap hari angka tersebut terus meningkat seiring dengan upaya sosialisasi yang dilakukan oleh dinas terkait.

"Kami terus mengajak pelaku UMKM untuk mendaftar IUMK ini karena banyak manfaat yang bisa mereka peroleh," katanya.

Beberapa manfaat tersebut di antaranya bisa memperoleh akses untuk mengikuti pameran yang dilaksanakan oleh pemerintah maupun swasta dan terdaftar di sistem informasi kredit program (SIKP).

Dengan terdaftar di SIKP maka UMKM tersebut memiliki peluang untuk bisa mengakses fasilitas kredit dari perbankan maupun lembaga keuangan lain.

"Bukan berarti mereka pasti dapat kredit tetapi paling tidak ada kemudahan akses menuju ke sana," katanya.

Sondhy mengharapkan angka tersebut terus meningkat mengingat potensi UMKM di Jawa Tengah mencapai jutaan. Bahkan, dari data Badan Pusat Statistik (BPS) jumlah UMKM di Jawa Tengah sudah mencapai 7,8 juta.

Meski demikian, katanya, ada daerah yang hingga saat ini belum ada satupun UMKM-nya yang terdaftar di IUMK yaitu Kabupaten Wonogiri.

"Kami juga tidak tahu apa penyebabnya padahal selama ini kami sudah melakukan koordinasi dengan Dinas Koperasi setempat tetapi sampai saat ini belum ada hasilnya," katanya.

Terkait dengan hal itu, dalam waktu dekat pihaknya akan berkunjung ke Kabupaten Wonogiri untuk mengurai permasalahan yang terjadi guna mendapatkan solusinya.

Editor: M Hari Atmoko

COPYRIGHT © ANTARA 2017


Komentar Pembaca