ANTARA TV | TWITTER | Facebook | SIGN IN
Kamis, 24 Agustus 2017

Perbaikan Jalan Objek Wisata Rahtawu Dianggarkan Rp1,3 Miliar

| 2317 Views
id objek wisata rahtawu, dianggarkan rp1,3 miliar
Perbaikan Jalan Objek Wisata Rahtawu Dianggarkan Rp1,3 Miliar
Dua orang pengunjung tampak menyeberangi jembatan di atas Sungai Gelis di Desa Rahtawu, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, yang dijadikan objek wisata alam oleh warga sekitar sebagai objek wisata pemandian alam, Selasa (18/4). (Foto: ANTARAJATENG.COM/Akhmad Nazaruddin Lathif)
Kudus, ANTARA JATENG - Perbaikan jalan menuju objek wisata Rahtawu di Gebog, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, dianggarkan Rp1,3 miliar, kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Kudus Sam`ani Intakoris.

"Anggaran sebesar itu diambilkan dari pos anggaran pemeliharaan dan jembatan pada tahun anggaran 2017," ujarnya di Kudus, Selasa.

Ia mengatakan bahwa anggaran tersebut untuk memperbaiki sejumlah ruas jalan yang rusak yang tersebar di enam titik di sepanjang Jalan Raya Rahtawu.

Apalagi, lanjut dia, jalan tersebut merupakan satu-satunya akses jalan warga Desa Rahtawu menuju perkotaan.

Ia mengatakan bahwa pembangunan talut di salah satu lokasi saat ini sudah hampir selesai, atau tinggal pekerjaan akhir.

Adapun pembangunan talut dengan panjang 35 meter dan ketinggian sekitar 6 meter itu dianggarakan Rp200 juta.

Lokasi pembangunan talut yang kedua, kata Sam`ani, tidak jauh dari lokasi pertama dengan anggaran Rp400 juta.

"Saat ini, masih dalam pengerjaan. Kami perkirakan selesai dalam waktu 1 bulan," ujarnya.

Ia berharap pada Lebaran 2017 akses jalan menuju Desa Rahtawu yang saat ini terdapat sejumlah objek wisata alam bisa berfungsi dengan baik dan lancar.

Kepala Desa Rahtawu Sugiono mengatakan bahwa ada sembilan lokasi yang kondisinya membutuhkan perhatian agar akses jalan satu-satunya warga Desa Rahtawu tetap bisa untuk aktivitas sehari-hari.

Untuk menunjang usaha warga yang saat ini mulai merintis pengembangan objek wisata alam, lanjut dia, akses jalan utama memang perlu diperbaiki dan dilebarkan.

"Jika jalannya lebih lebar, tentunya potensi kecelakaan bisa ditekan," ujarnya.


Editor: Antarajateng

COPYRIGHT © ANTARA 2017


Komentar Pembaca