ANTARA TV | TWITTER | Facebook | SIGN IN
Jumat, 20 Oktober 2017

Prodia Ajak Anak Muda Deteksi Dini Penyakit

| 710 Views
id kesehatan
Prodia Ajak Anak Muda Deteksi Dini Penyakit
Ilustrasi - Hari Jantung Se-Dunia 2015 Anak-anak menunjukkan poster bertema kesehatan jantung saat peringatan Hari Jantung Se-Dunia 2015 yang diadakan oleh Yayasan Jantung Indonesia di, Jakarta, Minggu (27/9). (ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma)
Semarang, ANTARA JATENG - Laboratorium Klinik Prodia mengajak kalangan anak muda di Semarang untuk memeriksa kesehatannya atau "check up" guna mengetahui jika ada penyakit yang menjangkiti sejak dini.

"Kami ingin meningkatkan `awareness` anak-anak muda untuk melakukan `check up` sejak dini," kata Marketing Communication Manager PT Prodia Widyahusada Reskia Dwi Lestari di Semarang, Minggu.

Hal tersebut diungkapkannya di sela kampanye "LetsCheckUp", gerakan yang memberikan tantangan bagi anak muda untuk "check up" yang berlangsung di kawasan Jalan Pahlawan Semarang.

Sekarang ini, kata dia, penyakit degeneratif semakin maju menyergap usia muda dengan pola hidup yang tidak sehat, seperti penderita penyakit jantung , kolesterol, diabetes, yang identik dengan orang tua.

"Makanya, kami memberikan tantangan kepada anak-anak muda untuk berani melakukan pemeriksaan sindrom metabolik, membantu diagnosis sindrom metabolik, dan mendeteksi dini risiko komplikasi," katanya.

Data dari WHO, pada 2013 menunjukkan tingginya angka kematian pada anak muda, tercatat lebih dari 2,6 juta orang usia 10-24 tahun meninggal/tahun, dan dua pertiganya karena kondisi dan gaya hidup tidak sehat.

"Seperti, kebiasaan merokok, kurang berolahrga, sering mengonsumsi `junk food`, dan sebagainya. Dengan `check up`, kita jadi tahu kondisi kesehatan tubuh, termasuk jika ada penyakit dengan gejala yang tidak nampak," katanya.

Di antaranya, kata dia, penyakit hipertensi, diabetes melitus, kelainan lemak, penyakit darah, meliputi anemia, thalassemia, dan sebagainya, penyakit hati, penyakit ginjal, penyakit paru, dan lain sebagainya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan kegiatan check-up gratis selama bulan Juli di beberapa kantor di daerah Semarang, terdiri atas pemeriksaan gula darah, kolesterol HDL, trigliserid, indeks massa tubuh, lingkar perut, dan tekanan darah.

Kampanye "LetsCheckUp" ini digelar di lima kota, yakni Jakarta, Bandung, Surabaya, Semarang, dan Yogyakarta, dan untuk di Kota Atlas ini ditargetkan setidaknya 1.000 anak muda yang berani menerima tantangan.

Regional Head Prodia Jawa Tengah, Endang Hariyani menambahkan kebanyakan anak muda enggan memeriksa kesehatan lantaran masih merasa segar, padahal pola hidup anak muda zaman sekarang bisa dikatakan kurang sehat.

Selain pemeriksaan kesehatan, kampanye "LetsCheckUp" di dekat kawasan Simpang Lima Semarang itu dimeriahkan dengan lomba zumba, serta penampilan penyanyi dangdut Via Vallen yang disemuti ribuan penonton.

Editor: M Hari Atmoko

COPYRIGHT © ANTARA 2017


Komentar Pembaca