ANTARA TV | TWITTER | Facebook | SIGN IN
Minggu, 24 September 2017

Stok Melimpah, Harga Cabai Rawit Berangsur Turun

| 395 Views
id cabai rawit, semarang
Stok Melimpah, Harga Cabai Rawit Berangsur Turun
Cabai rawit merah. (ANTARA News)
Semarang, ANTARA JATENG - Harga cabai rawit di pasar di Kota Semarang, Jawa Tengah mulai mengalami penurunan sejak satu minggu lalu seiring dengan mulai melimpahnya stok dari petani produsen.

"Sudah empat hari ini harga cabai rawit turun kisaran Rp70 ribu-75 ribu/kg. Kalau sebelumnya masih Rp80 ribu/kg," kata salah satu pedagang di Pasar Karangayu Semarang Sumirah di Semarang, Senin.

Dia mengatakan dengan penurunan harga cabai rawit ini, penjualannya mulai kembali normal. Sumirah mengakui saat harga cabai rawit masih di atas Rp100 ribu/kg, dia berhenti menjual komoditas itu.

"Banyak konsumen yang marah karena harga tinggi, jadi lebih baik saya tidak jual. Kalau sekarang sudah mulai jual dan pembelinya kembali banyak," katanya.

Mengenai penurunan harga cabai ini, salah satu petani cabai di Kabupaten Magelang Tunov Mondroatmojo mengatakan volume panen cabai rawit dari petani mulai meningkat.

"Stok mulai banyak karena banyak petani yang panen, sejak satu minggu lalu harga terus mengalami penurunan," katanya yang juga merupakan pendamping petani cabai rawit ini.

Menurut dia, penurunan harga cabai rawit di tingkat petani mulai dari Rp100 ribu menjadi Rp90 ribu/kg, selanjutnya turun lagi menjadi Rp80 ribu/kg dan kembali turun di angka Rp69 ribu/kg. Sedangkan saat ini menjadi Rp48 ribu-Rp49 ribu/kg.

Dia mengatakan, penurunan harga cabai rawit sejauh ini belum pulih seperti sedia kala. Tunov mengatakan idealnya harga cabai rawit di angka Rp20 ribu di tingkat petani dan di tingkat konsumen Rp30 ribu/kg.

"Penurunannya bertahap, selain itu pedagang sendiri juga masih menjualnya dengan harga tinggi," katanya.

Tunov mengakui selain melimpahnya stok akibat intensitas hujan yang mulai berkurang, penurunan harga ini juga merupakan dampak positif dari langkah pemerintah yang sudah menindak tegas keberadaan kartel cabai.

Sementara itu, meski harga cabai rawit masih cukup tinggi, diakuinya untuk harga cabai merah keriting justru turun drastis. Jika idealnya cabai merah keriting ini di angka Rp20 ribu/kg saat ini di kisaran Rp9-11 ribu/kg.

Dia mengatakan akibat penurunan harga tersebut banyak petani cabai merah keriting yang merugi.

"Pada dasarnya kami ingin adanya sikap adil dari pemerintah, jangan hanya ketika harga cabai mahal kami dikejar-kejar untuk menurunkan harga tetapi ketika harga anjlok pemerintah hanya diam," katanya.

Mengenai rendahnya harga cabai merah keriting tersebut diakuinya karena pedagang di pasar induk tidak mau membeli dengan harga tinggi.

"Daripada tidak laku terjual, petani akhirnya mengikuti harga yang dimaui pedagang. Akibatnya untuk cabai merah keriting ini kami merugi," katanya.

Editor: Mahmudah

COPYRIGHT © ANTARA 2017


Komentar Pembaca